Thursday, June 2, 2011

FUTSAL GKPS VS GBI DI AKHIRI DENGAN TENDANGAN PENALTI


                  Turnamen futsal yang berlangsung pada hari Minggu, 29 Mei 2011 memperoleh skor cukup imbang antara tim futsal GKPS dengan GBI, 5-5 . Kedua tim mencetak jumlah skor yang sama sehingga tendangan penalty pun harus dilakukan untuk menentukan pemenang  dari turnamen kali ini. Unik nya kedua tim mencetak banyak gol pada menit-menit terakhir tidak seperti menit-menit pertama dimana gol jarang terjadi.
                Supporter GKPS dan GBI sangat antusias mendukung timnya masing-masing. Tampaknya bukan hanya pemain yang ‘tegang’ dalam pertandingan ini, supporter pun tampaknya sangat serius mengikuti jalannya pertandingan.
 penonton serius mengikuti jalannya pertandingan

 Bolboh ikut tegang menyaksikan detik detik terakhir pertandingan

Ketua Pemuda (kiri) dan salah satu murid SM (Kanan)

 Ekspresi ka Dosni lagi 'meneriaki' tim GKPS

 Pada awalnya kedudukan dipegang oleh tim kita, dengan skor 3-5. Tim GBI tampaknya semakin bersemangat hingga mampu mencetak cukup banyak gol untuk memperoleh hasil imbang. Namun sepertinya tim GKPS ‘sedikIt’ berbaik hati, karena menyumbangkan 1 gol untuk mereka. 1 gol terakhir di tendang oleh Abdi purba ke gawang kita sendiri, sehingga tim GKPS terpaksa harus merelakan penambahan poin untuk GBI. Kecelakaan yang membawa hikmat tersendiri bagi pihak lawan.
 Tidak jauh  berbeda dengan  turnamen minggu sebelumnya, tim GKPS juga memperoleh skor imbang ketika melawan tim futsal dari Borneo, Kalimantan. Kedua tim cukup imbang sehingga ‘lempar koin’ adalah solusi untuk menentukan pemenang. Beruntung, GKPS mendapatkan kemenangannya pada saat itu.
                Berbeda dengan pertandingan futsal sebelumnya, pada pertandingan futsal kali ini tim GKPS ‘terpaksa’ harus mengaku kalah pada tim GBI. Setelah masing-masing pemain melakukan tendangan penalty, skor masih imbang sampai tendangan penalty dilakukan oleh kipper masing-masing tim. Rupanya kipper tim GBI, tidak hanya ‘jago’ menangkap bola, tapi juga sangat ‘kacak’ menendang bola, sehingga bola yang di tendangnya tidak mampu ditangkap oleh kipper handal kita Frendiaman Purba.
                Di akhir pertandingan kedua tim bersalam-salaman. Walaupun kalah, ini merupakan pertandingan untuk menjalin persahabatan antar kedua tim. Tim GKPS memang kalah, tapi pastinya tetap semangat untuk menghadapi turnamen selanjutnya.      
                Sebenarnya ada kekecewaan tersendiri bagi supporter GKPS mengenai kekalahan ini.  tapi kekecewaan itu tak berlangsung lama karena pemuda pemudi GKPS Semarang selalu menghadapi semuanya dengan senyuman.

 ekspresi kesedihan bang iwan

 ekspresi kesedihannya ancon

 ekspresi kesedihan bang lullul

 ekspresi kesedihan yang mendalam dari bang Abdi

 Ekspresi kekecewaan penonton

 Eh ancon lagi

 Christina : " Ayoo jangan sedih, mending senyum kayak akuu"

 GOSIP atau FAKTA?? :p


 Bang Bernath : " huahh,, ini keringat hasil kerja kerasku "

 Tidak puas dengan hasil pertandingan, Imelda coba-coba jadi kiper

 Bang love di sudut lapangan

 bolboohh ga mau kalah dengan imelda



               

No comments:

Post a Comment